Minggu, 08 Januari 2012

YOU

Sendiri itu sepi. sepi itu semdiri. kini aku sendiri. kini hidupku terlalu sepi.
Sendiri karna kamu tidak ada lagi di hidupku. sepi karna kini hari-hari ku sudah tidak bersamamu

Tuhan... mengapa kau begitu cepat memberikan waktu ku bersamanya. Tuhan... mengapa terlalu sakit saat kau pisahkan aku dengan caramu yang seperti ini.

Sakit.. sakit jika aku terus berthana dengan akal sehatku. tapi aku bertahan dengan seluruh ketulusan hatiku untuk tetap bersamanya. menemani saat dia butuhkan aku. senang, sedih, susah, bahagia, sakit, sehat... ingin aku terus lewati itu tetap dengannya

Tuhan... aku ingin kau dengarkan aku untuk yang kesekian kalinya. aku ingin Kau tetap bersama ku dalam hubunganku dengannya. terlalu sayang dan cintanya aku sampai aku harus kehilangan seluruh urat maluku untuk memperthankannya saat dia lebih memilih perempuan kecil itu dibanding aku.

Saat-saat aku ingin mendengar keputusannya, untuk memilih aku atau dia. oh... Tuhannnn.... jantungku sedikit berhenti berdetak. aku tak sanggup menerima kenyataan kalau buakan hanya diriku yang menjadi miliknya. kalau bukan hanya diriku yang dia rindukan setiap malamnya.

Dan keputusan yang dia buat adalah... Dia tetap bersamaku. tapi Tuhan, mengapa saat dia sudah memilih, dia tetap tidak bisa meninggalkan perempuan kecil itu. perempuan baru dalam hidupnya. sosok baru, semuanya baru dalam waktu 3 minggu saja. mengapa?

Tuhan.. tolong dengar aku. bantu aku bsisikan ke isi hati nya kalau aku sungguh-sungguh mencintainya. Tak bisa kah lagi dia mencintaiku seperti dulu? yang hanya aku dalam hidupnya. cuma aku yang selalu dia perjuangkan. mengapa begitu besar halangan dan cobaan ku dalam hubunganku ini, Tuhan.

Tuhan.. tolong aku, tolong aku untuk bisa lebih kuat dan sabar untuk bertahan dan mempertahankannya. mempertahankan karna memang sudah sepantasnya untuk di pertahankan.




AKU CINTA KAMU BUKAN KARNA KAMU SIAPA-SIAPA. AKU SAYANG KAMU BUKAN KARNA ADA APA TAPI AKU MENCINTAIMU KARNA KAMU MEMANG APA ADANYA.





- Amalya

0 komentar:

Posting Komentar